| 1 comments ]

Teori akuntansi telah diartikan sebagai “ logical reasioning in the form of a set of broad principles that (1) provide a general frame of reference by wich ac-counting practice can be evaluate and (2) guide the development of new prac-tices and procedures.1 Perkembangan lingkungan usaha yang semakin kompleks, berdampak pada semakin
kompleksnya transaksi usaha. Seorang akuntan harus mampu menganalisis transaksitransaksi
tersebut dan memecahkan persoalan yang berhubungan dengan akuntansi dan pelaporannya. Selanjutnya seorang akuntan harus mampu menganalisis masalahmasalah akuntansi dan pelaporan agar dapat berpartisipasi dan bertanggung jawab pada pengembang-an standar akuntansi dan pelaporannya.
Peragaan 1 menyatakan struktur teori akuntansi keuangan yang akan dibahas dalam tulisan ini. Akuntansi dan pelaporan keuangan dilahirkan dan berkembang di tengahtengah lingkungan ekonomi (economic environment). Kelahiran dan perkembangannya secara signifikan dipengaruhi oleh lingkungan ekonomi itu sendiri.
Dengan demikian, teori akuntansi dan pelaporan keuangan dipengaruhi oleh lingkungan akuntansi dan pelaporan keuangan dimana dimana mereka berada berada. Objektivitas Laporan Keuangan (Financial reporting objec-tive) berfokus pada penyajian informasi yang berguna bagi pemakai laporan keuangan dan terletak pada level pertama dalam struktur, muncul dari pengaruh lingkungan. Karakteristik informasi akuntansi yang bermanfaat, yang disebut de-ngan qualitative characteristic (karakteristik mutu), berada pada level beri-kutny33a dari sruktur teori akuntansi dan menyediakan dasar pemilihan diantara berbagai alternatif akuntansi dan pelaporan untuk mencapai tujuannya.
+/- Download Here

tinyurl.com/yeh3jpv

Related Posts by Categories



Widget by Hoctro | Jack Book

1 comments

UII Official said... @ August 12, 2012 at 9:31 PM

Terimakasih Infonya
sangat bermanfaat..
Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Ekonomi di UII Yogyakarta
:)
twitter : @profiluii

Post a Comment